Penggunaan pewarna alam untuk batik sentra pantura saat ini sedang digalakkan. Hal ini dilakukan agar tingkat pencemaran yang sebabkan limbah pewarna sintetis dari pembuatan batik bisa dikurangi. Pewarna alam lebih ramah lingkungan. Batik dengan pewarna alami nilai jualnya lebih tinggi dari pada batik dengan warna sintetis. Harga batik dengan warna alami ini harganya dapat mencapai Rp 4 jutaan per lembarnya. Sedangkan untuk batik warna sintetis harganya jauh lebih murah dengan motif yang sama. Saat ini masyarakat sentra batik terutama wilayah pantura, belum begitu mengenal batik dengan pewarna alami, dengan demikian batik warna alami ini akan dikembangkan di wilayah tersebut. Namun kendala yang muncul adalah untuk mendapatkan bahan baku pewarna alami sulit dicari.