Inspirasi Motif Batik Indah

 Fashion show DesignPerempuan dan keindahan adalah dua hal yang tak terpisahkan. Perempuan adalah sosok yangberjalandi atas bumi oleh tuntunan mata hati dan cinta yang milikinya tanpa meninggalkan eloknya tradisi. Ia bagaikan taman rahasia yang mampu memberikan inspirasi kepada siapapun dalam berbagai cara umtuk menemukan ide dan kreasi yang akan bermanfaat dalam kehidupan. Itak ketinggalan bagi para desainer busana batik untuk menciptakan sebuah karya yang agung, baik inspirasi untuk menciptakan sebuah motif batik maupun mode busana bagi kaum wanita dalam untaian busana yang begitu memikat, yang dapat dinikmati sebagai sebuah karya seni buka dengan kedua mata , tetapi seni perlu dipahami dan dijadikan sebagai latar belakang terciptanya sebuah inspirasi.

 Fashion Design

Unsur Seni Rupa dalam Batik

Teknik kekuatan batik terletak pada corak ragam hiasannya. Rgam hias batik sangat khas. Batik dibuat satu persatu. Oleh karena itu, satu bataikdengan batik yang lain selalu memililki perbedaan. Perbedaan itu terdapat dalam mitifnya.

Lalu unsur apa saja yang terdapat dalam batik?

Motif batik termasuk dalam seni rupa dua dimensi. Unsur-unsur seni rupa dalam motif batik berdiri sendiri. Akan tetapi, unsur-unsur tersebut saling mendukung. Pada dasarnya, motif batik merupakan susunan unsur-unsur sei rupa yanng salilng mendukkung. Insur-unsur seni rupa dalam motif batik, antara lain titik, bidang , dan warna.

A. Titik

Titik Merupakan unsur seni rupa paling kecil. Dalam seni rupa dua dimensi, semua bereawal dari titik. Jika dari sebuah titik ditarik akan menjadi garis. Demikian pula jika titik dijajar rapat akan menghasilkan garis. Di dalam motif batik, titik menduduki peran yang penting. Titik banyak digunakan dalam pembuatan motif batik.

Contoh-contohnya :

unsur titik  dalam motif parang

unsur titik dalam motif kawung

unsur titik dalam motif ceplok

 

B. Garis

Garis terbentuk karena sebuah titik yang ditarik atau barisan titik yang saling berimpit-impit. Ada beberapa jenis garis dalam seni rupa, antara lain garis lurus, garis lengkung, garis zig-zak, dan gairs patah-patah. Dalam sebuah motif batik, selalu terbentuk gabungan dari bermacam-macam garis diatas. Bermacam-macam

Pede Berbusana Batik

desain model baju batik sarimbit keluarga terbaru 225x300 Design Baju Batik Terbaru 2012

Paradigma berbusana batik telah bergeser. Dulu orang berbusana batik hanya untuk acara pernikahan dan acaraa resmi lainnya. Namun kini batik telah dikreasikan dalam berbagai jemis busana. Alhasil, pakaian batik cocok untuk segala suasana dan kebutuhan. Dalam suasana apa pun tetap PD, terlebih digunakan untuk pakaian dinas bagi PNS. Rasanya lebih nyaman, lebih resmi, lebih santai, bahkan lebih gaul meski dipakain oleh kaum dewasa. Kini pakaian batik setelah mendapat pengakuan dunia melalui UNESCO beberapa tanun yang lalu, batik telah menngalami perubahan uckup pesat.Tidak hanya dari model pakaian, tetapi motif batik pun mengalami kemajuan dan renovasi  yang dipadukan dengan motif klasik. Misalknya motif Beras Mawur, Manuk tingkring, Kembanng Goyang, Sekar Jagad, dan motif Perau Layar.

Kemewahan batik telah dipertunjukkan di berbagai even di beberapa wilayah, dan diperlombakan dalam berbagai model pakaian batik. AAksen-aksen batik yang membalut pakaian penganten khas membuat busana itu terkesan mewah.

Batik Sebagai Kebudayaan Lokal

Dalam referensi sejarah, batik dibagi menjkadi dua kategori asal muasal : batik keraton dan batik pesisiran.

1. Batik Keraton

 Batik Keraton yaitu jenis batik yang dikembangkan dan digunakan di lingkungan keraton. Karena setiap corak menunjukkan statusnya. Corak motif keraton disebut motif larangan, karena awalnya motif-motif tetentu dilarang dikenakan oleh masyarakat umum, kecuali oleh kerabat keraton.  Dalam masyarakat keraton (Jawa), membatik dianggaap ssebagai pengabdian kepada raja. Ada beberapa batik motif larangan yang berkembang sampai saat ini. Yaitu :

A. Corak Batik Larangan Keraton Surakarta dan Yogyakarta

Contoh batik larangan Keraton Surakarta dan Yogyakarta yaitu :

1. Motif Sawat, motif yang berbentuk sayap-sayap besar, menggambarkan burung garuda sebagai kendaraan Dewi Wisnu yang  melambangkan kekuasaan.

2. Motif Parang ruak, motif yang melambangkan sebagai penangkal kebatilan, kekuaatan, kecepatan, keperkasaan, pertumbuhan, dan kesucian.

3. Motif Cemukiran, motif motif yang berbentuk lotus, melambangkan kekuasaan. Motif ini sejajar lurus dan disusun secara diagonal yang lelambangkankesuburan.

B. Corak Batik Larangan Khusus Yogyakarta

 Cintoh batik larangan khusus Yogyakarta adalah :

1. Motif Sembagen Huk, motif batik yang berbentuk burung phoenik yanng melambangkan kelincahan, kemegahan, dan keperkasaan.

2. Motif Kawung, motif yang berbentuk flors mikrip biji aren, melambangkan manusia dan kesuburan.

3. MNotif Semen, motif yang berbentuk gunung melambangkan pertumbuhan, lkesuburan, sumber segala keberadaan, dan pusat kekukasaan.

1000 Motif Batik Gaul yang Dicari

Batik Tiga Negeri

Batik Garuda

                                                                                                                                               

Tirta Teja

Parang Rusak

Batik TUlis Tiga Negeri

Batik motif Solo

Batik Bu Harto

Batik-Gadis-China

Batik-Penjual-Legen

Eliza women sarong

Batik Tiga Negeri

Batik Garuda       Keberadaan batik menjadi penanda gaya hidup

Sarong van Zulyen

Parang Curiga

Parang Barong

Tirta Teja     Batik mejadi mahakarya warisan leluhur bamgsa

Parang Rusak

Batik TUlis Tiga Negeri  Batik bukan sebatas produk, melainkan juga nilai budaya

Batik motif Solo

Batik Bu Harto     Batik merupakan kultur kebudayaan bangsa

Batik Kompeni

Batik-Gadis-China     Batik  dicintai oleh generasi muda yang gaul

Image

Canting Mesin Batik Kelowong

Dengan mesin batik kelowong, membatik bisa dilakukan lebih cepat dari pada dengan cara manual. Dengan cara manual membatik pola membutuhkan waktu dua-lima hari. Tetapi dengan mesin ini dapat selesai dalam waktu lima jam. Mesin ini bekerja menggantikan manusia dalam proses nglowong, yaitu meletakkan malam di kain dengan canting sesuai pola yang telah dibuat.

Mesin ini dilengkapi dengan canting yang telah dimodifikasi layaknya tinta di mesin printer. Canting berbentuk seperti tabung mini dan dapat diisi dengan malam yang telah dipotong-potong kecil. Malam dipanaskan di dalam  mesin dengan suhu tertentu sehingga tidak mudaah membeku. Mesin batik klowong ini ciptaan seorang guru SMK Negeri 4 Jakarta bernama Agus Martoyo. Mesin ini akan disempurnakan setelah melalui beberapa kali uji coba, untuk pemasarannya  menunggu rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan mendapat hak paten dari Kementerian Perdagangan.

Hasil dari mesin ini tentunya lebih unggul dari yang dihasilkan  batik secara manual.

Sprei Batik Halus Anazura

Batik dengan Warna alami

Penggunaan pewarna alam untuk batik sentra pantura saat ini sedang digalakkan. Hal ini dilakukan agar tingkat pencemaran yang sebabkan  limbah pewarna sintetis dari pembuatan batik bisa dikurangi. Pewarna alam lebih ramah lingkungan. Batik dengan pewarna alami nilai jualnya lebih tinggi dari pada batik dengan warna sintetis. Harga batik dengan warna alami ini harganya dapat mencapai Rp 4 jutaan per lembarnya. Sedangkan untuk batik warna sintetis harganya jauh lebih murah dengan motif yang sama. Saat ini masyarakat sentra batik terutama wilayah pantura, belum begitu mengenal batik dengan pewarna alami, dengan demikian batik warna alami ini akan dikembangkan di wilayah tersebut. Namun kendala yang muncul adalah untuk mendapatkan bahan baku pewarna alami sulit dicari.

Bukti Peninggalan Adanya Kebudayaan Batik

Dr.J. Brandes mengatakan bahwa batik berasal dari zaman yang sama dengan gamelan, wayang, syair, barang-barang logam, pelayaran, ilmu falak, dan kebudayan bertani. Yaitu pada abad ke-8, yaitu zaman Sriwijaya. Untuk membuktikan peninggalan berupa batik pada zaman itu memang tidak cukup hany berupa cerita dan dongeng. Bukti-bukti peninggalan adanya kebudayaan batik di Indonesia tersebut adalah :

1. Dasar Motif Lereng  / liris,

Motif ini ditemukan pada pakaian patung Syiwa di candi Dieng Wonosobo. Motif aLereng yang lebih befariatif tedapat pada pakaian patung Manjuri dari Ngemplak dekat Semarang. Patung ini berasal dari zaman abad ke-10

 

2. Motif Ceplok,

motif ceplok ditemukan pada patung Ganesa dari candi Banon, dekat Borobudur. Motif ini dari peninggalan abad ke-9 yang merupakan dasar dari motif ceplok zaman berikutnya dan dijadikan referensi motif batik zaman sekarang

Motif-motif yang dianggap sebagai motif dasar ceplok dalam motif batik terdapat pada patung-patung di bawah ini:

a. Patung Syiwa terdapat pada candi Singasari, Malang abad ke-13 berupa ornamen ceplok bundaran-bundaran menyerupai bunga.

b. Patung Durga dari Singasari abad ke-13 berupa lingkaran-lingkaran yang dilengkapi motif  isen

c. Patung Brahma dari Singasari abad ke-13 berupa lingkaran-lingkara yang berisi isen bundaran dan segi empat yang disusun berselang-seling.


d. Patung Pradnyaparamita dari Malang.  berupa lilngkaran-lingkaran yang tersusun dari isem sehinga menjadi motif ceplok  yang indah.

.

e. Dinding candi Borobudur dan candi sewu

 Relief Candi Borobudur

Jambore Batik Warna Alam

batik Indonesia

Dari bahan alam, kulit pohon, kulit buah, akar, daun dan sejenisnya mampu diproses menjadi bahan dasar pewarna batik. Segi positif produksi bahan alami itu adalah ramah lingkungan, dan tidak berdampak kerusakan bagi lingkungan hidup. Melalui proses aktifitas batik warna alam itu, anggapan bahwa produksi batik berdampak pencemaran lilngkungan dapat ditepis. Bahan-bahan pewarna alam yang dipakai oleh para perajin batik adalah akasia, lerak, tinggi, jambal, jelawe, kulit pohon pace, alang-lang dan masih banyak lagi.

batik tradisional indonesia

 Sejak dinobatkan sebagai budaya asli oleh badan dunia UNESCO tahun 2009, batik tradisional indonesia (Pekalongan) telah menjadi ikon nasional.Sekarang telah dirintis batik bermotif daun Tembakau. Kualitas batik erat kaitannya dengan bahan yang dipakai. Karenanya untuk membuat produk batik yang berkualtitas ditentukan oleh tujuan pemakaianya atau fungsinya dan harus mengetahaui sifat-sifat bahan yang akan digunakan agar dapat menentukan proses yang tepat dan sesuai. Batik motif daun tembakau ini senakin banyak peminat dan konsumennya karena unik dan nyaman dipakai oleh berbagai kalangan. Namun masih  sedikit diproduksi oleh kalangana pengrajin batik mauapun para pedagang batik di pasar-pasar grosir belum banyak menyediaakan batik motif  ini.