Batik sekarang memang sudah sama lagi dengan batik dulu. Kalau dulu batik hanya sebatas kain khas budaya nusantara, namun sekarang sudah menjadi benda mode yang di perhitungkan. Batik sekarang sudah sejajar dengan tekstil modern, dan sudah tidak berkesan tua/kuno, atau etnik. Karena batik sekarang lebih bersifat kontemporer, dan tidak cuma berdiri sendiri, tapi bisa diakulturasi dengan budaya lain.
Batik juga bisa didekonstruksi, berpadu dengan material la in, yang menjadikan batik lebih cantik, unik, dan modis. Misalnya batik dengan aksen lurik, sutera, wol, atau organda. Salah satu desainer ternama Indonesia yang fleksibel dan peka zaman, Chosy Latu pernah bereksperi menggunakan dengan batik. Ketika turban (sejenis penutup kepala) menjadi tren di tahun 2008, dia memadukannya dengan batik bergaya anak muda, yang diperagakan pada pagelaran busana batik.