Ratusan perajin batik akan memamerkan hasil karyanya pada Pekan Batik Nusantara yang akan diselenggarakan pada 26-30 Oktober 2010 mendatang. Perhelatan besar ini diselenggarakan untuk yang keempat kalinya di sentra batik kota Pekalongan dengan tema “Batik Menem
busĀ Ruang dan Waktu”. Berbagai acara akan ditampilkan dalam pekan batik ini, dianataranya Pamrarn Batik Nusantara, Pekalaongan Great Sale, Talk Show Batik
Nusantara, Pesta Kuliner dan berbagai lomba Desain Logo, serta Suvenir Pekan Batik Internasional Ke-3, 2011 mendatang.
Dalam Pekan Batik Nusantara kali ini ada sekitar 100 stan batik, 60 stan kuliner, dan 90 stan lain yang akan dibuka di lapangan Jatayu. Penye lenggaraan Pekan Batik Nusantara diharap dapat mampu mendongkrak pengrajin batik di Kota Pekalongan khususnya dan kota-kota lain pada umumnya, transaksinya besar, dan pengrajin batik mendapat order yang lebih besar.
Bagi para pengrajin, pedagang batik dari mana pun yang berminat untuk mengikuti pameran Batik supaya segera mendaftarkan pemesanan stan di gedung olahraga Jetayu Pekalongana. Kesempatan emas bagi anda untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar dari pameran ini.

Kota sentra batik yang pernah ikut dalam pameran Pekan Batik tahun-tahun sebelumnya diantarfany Kota Brebes, Tegal, Rembang, Lasem, Solo, Yogya karta, Kota/Kabupaten Pekalongan, dan Cirebon. Yang dari luar negeri sepe
ti Malaysia, dan Thailan.
Perajin batik Kota Pekalongan tertnyata merasa keberatan dengan tingginya harga sewa staan di Pekan Batik Nusantara yang akan diselenggarakan bu laan depan, pasalnya untuk satu stan yang tidak begitu luas mereaka ha rus mengeluarkan koceknya untuk menyewa stan selama 5 hari sebesar Rp 7 jutaan. Bagi perajin kecil harga sewa stan sebesar itu dinilai sangat membe rat kan. Dibanding dengan di Plza Pekalongan yang murni bisnis, sewa stan hanya Rp 2,5 juta.