Batik menyongsong Penetapan UNESCO, Pekalongan Kota Batik menciptakan ribuan motif batik walaupun keluar dari pakem. Perkembangan batik di Pekalongan begitu cepat.Bahkan perkembangan motifnya, bisa dikatakan luar biasa jika dibandingkan dengan kota sentra batik lainnya. Setiap saat motif batik diciptakan masyarakat Pekalongan. Kini sudah ribuan motif batik telah diciptakan, meski hasil karyanya itu tidak dikoleksi dengan baik.
Motif-motif batik yang dikembangkan oleh masyarakat Pekalongan sungguh tidak membosankan. Terbukti batik Pekalongan menyebar ke wilayah Nusantara. Dengan kelebihannya batik Pekalongan terus menjadi daya tarik tersendiri karena bukan hanya digunakan untuk acara resmi, namun berkembang untuk pakaian sehari-hari. Dalam artian warisan budaya ini kini berkembang menjadi batik gaul, sehingga anak-anak dan remaja pun tak canggung mengenakan busana batik. Seorang pengrajin batik telah menciptakan 1000 motif batik sejak 1975 dari jumlah itu 20% motifnya telah dikoleksi, sisanya 80% telah dikembangkan orang lain. Untuk mengantisipasi hasil ciptaannya dari penjarahan negara lain, para perajin maupun pemerhati batik sekarang sedang berupaya untuk mematenkan hasil ciptaanya dilembagan paten nasional agar kualitas terjamin, dan hasil karyanya terlindungi oleh hukum.
Motif-motif batik Pekalongan yang dipatenkan





untuk mematenkan matif batik segeralah para perajin batik/para desainer mendaftarkan hasil karyanya ke lembaga hak paten agar lebih mantab dan terlindungi oleh hukum. Jangan sampai motif batif Indonesia tidak dijarah oleh negara lain